Minggu, 02 September 2012

DBS Group Akuisisi Danamon Rp 45,2 Triliun


Bank terbesar di Asia Tenggara yang berbasis di Singapura, DBS Group Holdings Ltd (DBS), mengambil alih 67,37% saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN).Akuisisi dilakukan dengan membeli 100% saham Fullerton Financial Holdings Pte Ltd (FFH) pada Asia Financial (Indonesia) Pte Ltd, perusahaan pemilik 67,37% saham Danamon,senilai Rp45,2 triliun. 

Chief Executive Officer (CEO) DBS Group Holdings and DBS Bank, Piyush Gupta, mengatakan, akuisisi saham Bank Danamon didasarkan pada harga Rp7.000 per lembar saham. Total nilai transaksi akan dibayarkan dalam bentuk 439 juta saham baru DBS dengan harga penerbitan saham 14,07 dolar Singapura per saham.

Akuisisi ini akan meningkatkan kontribusi pendapatan dari perkembangan pasar yang tinggi dan akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu dari tiga kontributor pendapatan terbesar DBS bersama-sama Singapura dan Hong Kong  Danamon merupakan bank terbesar keenam di Indonesia dengan total aset per Desember 2011 sebesar Rp127 triliun.

Asia Financial menguasai 67,37% saham Danamon sejak 2003, ketika mereka mengambil alih bank tersebut dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) seharga USD321 juta (Rp3,08 triliun).DBS akan melakukan penawaran tender untuk membeli saham Danamon milik investor di Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran Rp7.000 per saham.

Dengan asumsi penawaran tender akan diterima seluruhnya, nilai akuisisi Danamon mencapai Rp66,4 triliun. Sebesar Rp45,2 triliun di antaranya akan dibayarkan kepada Fullerton Financial Holdings Pte Ltd dalam bentuk saham baru yang dikeluarkan DBS dan sisanya dengan uang tunai kepada pemegang saham publik Danamon. Pembayaran tunai ini sekitar Rp21,2 triliun. Harga penawaran Rp7.000 per lembar itu merupakan harga dengan premi 56,3% di atas volume weighted average price (VWAP) per saham sebulan terakhir yaitu Rp4.480.

Akuisisi ini sejalan dengan rencana strategis DBS untuk menjadi bank terkemuka di Asia dengan sumber pendapatan yang beragam dari campuran berbagai segmen bisnis utamanya di China,Asia Selatan,dan Asia Tenggara. Peningkatan konsumsi domestik yang cepat, dan peningkatan alur perdagangan. Chairman DBS Peter Seah mengatakan, akuisisi Danamon merupakan tonggak penting yang menunjukkan kepercayaan DBS dan komitmen jangka panjang terhadap pasar di Indonesia. 

DBS memiliki kekuatan dalam corporate banking, capital markets, trade finance, dan investment management. Apabila transaksi terlaksana, Danamon akan bekerja sama dengan DBS untuk menjadi bagian dari suatu perbankan Asia yang dinamis.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar